Skip to content

Kalau Bisa Dua Kenapa Harus Satu Tapi Jangan Lebih

Paslon urut 2, Gusril-Hamid

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Banyak orang bilang, kalau bisa dua kenapa harus satu tapi jangan lebih. Kalimat sederhana namun punya makna yang luar biasa dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah. Bilangan satu, dua dan tiga merupakan simbol nomor urut Pasangan Calon (Paslon) kepala daerah di Kabupaten Kaur.

Bilangan ini menjelma berbagai simbol oleh para pendukung masing-masing kandidat Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup).

Masyarakat dapat menilai dengan cara pandang dan pemahamannya sendiri terkait simbol angka tersebut. Angka berapa yang mau dipilih adalah hak yang dilindungi oleh konstitusi.

Cabup dan Cawabup yang mengantongi nomor urut satu yakni Pasangan Calon (Paslon) Herlian Muchrim, ST-Noprizal Jandra, SE. Nomor urut dua yakni, Gusril Pausi, S. Sos, M. AP-Abdul Hamid, S. Pd.I dan nomor urut tiga yakni Solman, M. Si-Denny Setiawan, SH.

Baca Juga : 

20 Daerah Rawan Pilkada, Bengkulu dan Kaur Masuk Zona Merah Atau Tidak Simak Ulasannya

Bagi para kandidat nomor urut yang diperoleh dengan cara diundi ini merupakan angka keramat dan keberuntungan masing-masing. Sehingga, patut di hormati dan diapresiasi.

“Bagi kami pendukung Gusril-Hamid tentu memiliki semboyan, kalau bisa dua kenapa harus satu tapi jangan lebih,” ungkap Bahyu (35).

Bagi pendukung nomor urut satu maupun tiga tentu punya kalimat lain yang menjadi tagline. Yang pastinya, siapapun yang didukung tetap jaga persatuan dan kesatuan daerah.

“Mari bersama usung dan jagokan Paslon masing-masing dan tidak menebar kebencian. Pilkada kondusif, Kaur bahagia,” paparnya.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan