Skip to content

11 Gaya atau Posisi Bercinta Yang Bikin Ranjang Semakin Hot

Gambar ilustrasi.(foto: hellosehat.com)

Sebagai posisi bercinta yang paling dasar, misionaris biasanya paling banyak dilakukan ketika hubungan intim malam pertama pada pasangan yang baru menikah.

Anda dapat melakukan gaya misionaris dengan cara berikut ini.

Posisi wanita berbaring dan pria di atas untuk memudahkan penetrasi.
Pastikan kedua kaki wanita terbuka lebar agar memudahkan penetrasi penis ke vagina.

Jika bosan, lakukanlah variasi posisi misionaris, misalnya wanita melingkarkan kedua kaki pada pinggul pria atau mengangkat dan meletakkan kedua kaki pada bahu pria.

Agar sesi bercinta makin panas, pria juga bisa menggoda dengan berbisik manis pada wanita, mencium mesra, bernapas pada leher, atau merangsang payudara wanita.

2. Spooning

Posisi spooning atau menyamping ini tidak memerlukan banyak tenaga. Dengan begitu, durasi bercinta Anda dan pasangan diharapkan bisa bertahan lebih lama.

Sebuah artikel pada Indian Journal of Endocrinology and Metabolism (2011) menjelaskan posisi berhubungan menyamping dapat memicu kenaikan hormon oksitosin di dalam tubuh.

Hormon oksitosin ini tak hanya membantu meringankan stres, tetapi juga mendukung interaksi sosial yang positif. Alhasil, posisi ini bisa menambah keintiman Anda dan pasangan.

Berikut tahapan melakukan posisi bercinta spooning atau menyamping.

Tubuh Anda dan pasangan menghadap ke samping dalam satu arah.
Pria dapat melakukan penetrasi dari belakang sembari memeluk si wanita.
Posisi ini cenderung santai dan memungkinkan pasangan untuk saling mengobrol. Spooning juga bisa menjadi pilihan bagi pria yang punya masalah ejakulasi dini.

3. Duduk mendekap

Posisi berhubungan ini bisa membuat Anda dan pasangan merasa saling terikat sehingga memperpanjang durasi bercinta. Berikut cara melakukannya.

Pria bersandar di kepala tempat tidur maupun sofa, lalu buka lebar kedua kaki supaya wanita bisa duduk atau dipangku dengan nyaman.

Turunkan bagian pinggang wanita secara perlahan sambil mengatur penetrasi dari bawah ke atas.
Pada dasarnya, posisi ini memungkinkan wanita memegang kendali dan mengatur kecepatan penetrasi. Agar tidak jatuh, wanita bisa memeluk atau memegang erat bahu pria.

2 comments

Tinggalkan Balasan