KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Fase paceklik akibat kemarau berdampak pada kejahatan di masyarakat. Minggu (15/10/2023) dini hari, satu unit mesin penyedot air merek kubota raib di depan rumah korban.
Pencurian mesin air ini dialami ketua Kelompok Tani (Koptan) Hamparan Padang Licaan Desa Tanjung Kemuning II Kecamatan Tanjung Kemuning, Jumarfin.
Mesin air tersebut milik Koptan yang disimpan di teras rumah. Diperkirakan, pencurian ini terjadi antara pukul 00.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.
Akibat pencurian tersebut, korbam mengalami kerugian mencapai Rp 10 juta. Atas peristiwa tersebut, korban melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke polisi untuk ditindaklanjuti.
Baca juga :
Kepada awak media, Jumarfin mengatakan, mesin air tersebut disimpan diteras rumah. Sebelumnya, mesin masih berada ditempatnya.
Namun, pada pagi hari saat keluar rumah mesin air tersebut tidak lagi terlihat. Setelah dicek, tidak ditemukan lagi.
Diperkirakan, pelaku pencurian mesin penyedot air merek kubota tersebut lebih dari satu orang. Karena, mesin tersebut cukup berat.
Kemudian, pelaku juga diperkirakan menggunakan kendaraan roda empat saat beraksi. Karena, ukuran mesin cukup besar dan sulit untuk dibawa menggunakan sepeda motor.
Pelaku juga diperkirakan sudah merencanakan pencurian tersebut. Sebab, mesin penyedot air ini tidak terlihat dari jalan raya.
“Akibat ulah pelaku tersebut, kami mengalami kerugian mencapai Rp 10 juta. Kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui ada orang yang mau menjual mesin penyedot air diharapkan dapat menghubungi kami,” ujarnya.(yti)

2 comments