Skip to content

Jadi Inspirasi, Tak Gengsi Bekerja Sebagai Cleaning Service Bantu Suami Cari Nafkah Keluarga, Ibu Bhayangkari Ini Setia Dampingi Aipda Rully Yang buta

Aipda Rully dan istrinya Linda tinggal di rumah sempit dan sederhana.

NUSANTARAMAILS.COM – Linda adalah ibu Bhayangkari Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan adalah inspirasi bagi Bhayangkari di Indonesia. betapa tidak, ia rela dan tidak merasa gengsi bekerja sebagai cleaning service untuk membantu suaminya mencari nafkah keluarga.

Linda adalah istri dari Aipda Rully yang bertugas di Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan. Aipda Rully adalah anggota Polri yang dvonis dokter mengalami gangguan pada penglihatannya.

Pada tahun 2013, Aipda Rully mengalami kebutaan pada mata sebelah kirinya. Empat tahun kemudian, mata sebelah kanannya juga divonis kebutaan oleh dokter.

Sehingga, mata sebelah kanannya hanya bisa melihat sejauh dua meter dan itupun tidak jelas.

Meskipun demikian, Aipda Rully tetap rajin dan semangat menjalankan tugasnya sebagai polisi di Polsek Jagakarsa.

Baca Juga : 

Si Jago Merah Hanguskan Toko Grosir Sembako, Pemilik Rugi Rp 500 Juta, Damkar dan AWC Sat Samapta Polres Kaur Diturunkan

Linda sang istri yang tetap setia menemani hari-harinya pun tidak mau tinggal diam meratapi nasib.

Ia bekerja sebagai cleaning service untuk membantu sang suami mencukupi biaya hidup keluarga. Bahkan, dalam kondisi hamil tua pun, Linda tetap semangat bekerja.

Sebelum bekerja, Linda juga setia mengantar suaminya bekerja di Polsek Jagakarsa. Mengingat, penglihatan suaminya yang bermasalah.

Kisah Linda yang membantu sang suami ini viral setelah dibagikan dalam akun Instagram Herman_Hadi Basuki atau yang akrab disapa Pak Bhabin.

Aipda sendiri merupakan singkatan dari pangkat Ajun Inspektur Polisi Dua yang masuk dalam golongan II (Bintara). Jika mengacu pada peraturan maka rentang gaji pokok Aipda Rully sekitar Rp 2.379.500 – Rp 3.910.300.

Di luar itu, berdasarkan situs puskeu.polri.go.id, dijelaskan setiap anggota polisi berhak berbagai jenis tunjangan di luar gaji pokok.

Selain itu, rumah tempat tinggal Aipda Rully sangat sederhana. Dalam video yang dibagikan Intagram @herman_hadi_basuki, tampak rumah Aipda Rully dan Linda sangat sederhana.

Terletak di dalam gang sempit, rumah Aipda Rully dan Linda terbilang kecil dan sempit.

Dilansir laman suryamalang.com, Rumah tersebut juga terlihat sangat mepet dengan tepi jalan di dalam kawasan padat penduduk. Di dalam rumah, ada sejumlah foto mereka yang terpajang di dinding.

Meski penglihatannya terbatas, Aipda Rully tetap gigih mencari nafkah untuk keluarga.

Linda sebagai istri mengaku ingin membantu suaminya dan tidak gengsi jadi cleaning service.

“Saya membantu suami untuk menambah penghasilan dengan bekerja sebagai cleaning service” ujar Linda dikutip suryamalang.com.

“Semata-mata untuk mencukupi kebutuhan keluarga” imbuh Linda.

Kondisi rumah Aipda Rully di gang kecil jauh dari mewah
Kondisi rumah Aipda Rully di gang kecil jauh dari mewah (Instagram @herman_hadi_basuki)

Linda mengaku terinspirasi dari semangat suaminya yang tetap bekerja meski mengalami kebutaan.

“Belajar dari suami saya, di tengah keterbatasan kita harus terus berjuang,” ungkap Linda.

Linda juga ikhlas menerima kondisi suaminya dan mengambil hikmah baik dari cobaan yang mereka hadapi.

“Saya meyakini bahwa semua yang terjadi saat ini adalah kehendak Allah dan agar bapak melihat sesuatu dengan hati. Saya tidak pernah berjanji menjadi istri yang baik,” jelas Linda.

Lihat Juga : 

Januari-September 2024, Satresnarkoba Polres Kaur Ungkap 15 Kasus, BB Senilai Rp 700 Juta Diamankan

Linda mengaku berjanji akan selalu mendampingi sang suami, Aipda Rully.

“Tapi janji saya adalah akan selalu mendampingi suami saya.” pungkas Linda.

Kegigihan Aipdq Rully dan istrinya menjadi inspirasi bagi masyarakat. Ditengah keterbatasan fisik, tidak menjadikan lemah dalam berjuang meneruskan cita-cita hidup.

Buta ataupun cacat fisik lainnya bukan alasan untuk kehilangan semangat bekerja. Begitupula, profesi apapun yang dijalani bukan status sosial yang istimewa.

Keikhlasan dan ketulusan serta redo atas apa yang diberikan Allah adalah kesucian hati dalam menjalani hidup.(yti/suryamalang.com)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan