KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Seiring kondisi cuaca panas berkepanjangan, harga beras melonjak tinggi, harga pasaran pun kian menggila.
Sementara, belum ada upaya pemerintah guna menekan kenaikkan harga beras yang kian memuncak.
Operasi pasar beras murah belum masuk agenda. Harga beras dipasaran masih dibiarkan terus melonjak tak terkendali.
Beras dipedagang eceran tembus Rp 40.000 hingga Rp 43.000 perkulak atau setara 2,5 Kg. Harga ini terpantau di beberapa pedagang beras eceran di kawasan Padang Guci Kabupaten Kaur.
Baca Juga :
“Harga beras melonjak tajam. Hal ini seirng dengan cuaca panas yang tak berkesudahan, sehingga berdampak pada semakin tipisnya persediaan beras lokal,” ujar Yati (45) warga Kecamatan Tanjung Kemuning, Sabtu (2/9/2023).
Mahalnya harga beras saat ini, akan berdampak pada kekurangan stok bahan pangan bagi masyarakat. Khususnya warga miskin, guna memenuhi kebutuhan pangan, masyarakat mulai melirik jagung pipil sebagai alternatif bahan pangan.
Krisis bahan pangan akan berdampak pada kondisi keamanan. Tingkat kejahatan akan semakin meningkat seiring perekonomian yang menurun.
“Harapannya pemerintah dapat menggelar operasi pasar murah khususnya beras guna mencukupi bahan pangan keluarga,” ungkapnya.
Jangan Lewatkan :
(yti)

One comment