Skip to content

Fiksi Keren, Kurindu Gayamu Ketika Bermanja

Gambar Bermanja - Foto nt
Gambar Bermanja - Foto nt

Fiksi – Kisah ini bermula ketika aku dan kamu sedang berdua di sebuah tempat yang sunyi. Suasana yang tenang membuatku semakin merindukanmu, rindu akan kehangatanmu yang selalu membuatku bahagia.

 

Aku berusaha kuat menahan perasaan ini, tapi hati ini tak bisa berbohong, kurindu gayamu ketika kita saling bermain-main.

 

Saat itu, kamu mendekatiku dengan senyuman yang manis. Kamu menggenggam tanganku erat dan memandangku dengan tatapan penuh cinta. “Aku merindukanmu,” bisikku lirih. Kamu mengangguk dengan lembut, menunjukkan bahwa kamu merasakan hal yang sama.

 

Kita duduk berdekatan di bawah pohon rindang. Kamu membelai rambutku perlahan-lahan, menyapu setiap helainya dengan lembut.

 

Setiap sentuhanmu membuatku bergetar, begitu hangat dan penuh kasih sayang. Aku merindukan gayamu yang lembut saat kamu membelai-belai rambutku dengan penuh perhatian.

 

Aku merangkai jemariku dengan jemarimu, saling menggenggam erat. Tubuh kita saling berhadapan, tak ada jarak yang memisahkan.

 

Melirik ke arahmu, aku melihat wajahmu yang begitu indah. Matamu bersinar memancarkan kebahagiaan sejati. Aku sangat merindukan gayamu yang cerah, yang selalu membuatku tersenyum bahagia.

 

Aku membisikan perasaanku padamu, berharap kamu juga merasakan hal yang sama. Kamu tersenyum dan mendekatkan bibirmu ke bibirku.

 

Ciuman yang penuh cinta dan kelembutan, seperti menyirami hatiku yang kering dengan kehangatan reda.

 

Puisi Haruskah Berakhir, Masih ada Rindu yang Terpendam

 

Kami berbaring di bawah langit yang penuh bintang. Kamu memelukku erat, menyatukan tubuh kita dalam dekapan hangat.

 

Saat itulah aku merindukan gayamu yang kuat, yang selalu membuatku merasa aman dan nyaman.

Article topics

2 comments

Tinggalkan Balasan