Skip to content

Benarkah Banyak Program Titipan Pada Realisasi DD

Foto : Lampung Post.Com

KAUR ││NUSANTARAMAILS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) seakan tak berdaya dalam pemanfaatan Dana Desa (DD). Pasalnya, muncul kabar tak sedap terkait realisasi DD dimasing-masing desa. Isu menyebutkan, banyaknya program titipan yang harus dilaksanakan oleh Pemdes.

 

Titipan dari pejabat, aparat maupun instansi lain yang melirik DD disinyalir berbagai modus. Mulai dari pengadaan hingga pekerjaan fisik yang dianggarkan oleh desa. Hal ini seakan membuat Pemdes tak berdaya untuk melaksanakan kegiatan secara swadaya atau padat karya tunai.

 

Informasi yang diterima media ini dilapangan, ada beberapa kegiatan yang terkesan adalah titipan. Contohnya adalah pengadaan lampu jalan tenaga surya. Dimana ada oknum tertentu yang menjadi pathner dalam pengadaannya.

 

Kemudian pembukaan badan jalan, ada pengkondisian alat berat yang dipergunakan oleh desa untuk mengupas badan jalan baru. Ada juga pembuatan sumur bor, dimana telah ada pengkondisian dalam pelaksanaannya.

 

Titipan ini menjadikan desa seakan mempihak ketigakan pekerjaan fisik mereka. Padahal, kementerian secara tegas agar realisasi DD menerapkan padat karya tunai sebagai bentuk percepatan penanganan kemiskinan di desa.

 

Kabar lain juga menyebutkan, program titipan terjadi pada kegiatan nin fisik. Mulai dari pelatihan, sosialisasi maupun bidang pemberdayaan lainnya. Modusnya juga bervariasi tergantung siapa yang akan melaksanakannya.

 

Guna membuka tabir ini, dibutuhkan kerja keras semua pihak untuk melakukan pengawasan dan investigasi ke desa. Pihak kementerian maupun lembaga negara lain diharapkan membentuk team khusus ke desa guna mendapat informasi yang benar dan akurat.

 

“Kami akan terus menggali informasi lebih dalam lagi. Untuk menjawab sekelumit pertanyaan masyarakat adanya indikasi program titipan tersebut. Semestinya, hak kewenangan penuh desa untuk menentukan program skala prioritas mereka sendiri secara mandiri,” ungkap Yusdi Parman (45).(yti)

2 comments

Tinggalkan Balasan