KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Antrian kendaraan di beberapa SPBU menjadi pemandangan setiap hari. Kendaraan berjejer menunggu giliran pengisian BBM.
Antrian terjadi pada jenis BBM bersubsidi. Pertalite dan bio solar merupakan bahan bakar yang paling dominan.
Bahkan, ada beberapa pengemudi yang harus menelan rasa kecewa akibat stok BBM di SPBU telah habis. Padahal, sudah lama mengantri menunggu giliran.
Sementara itu, disisi lain pengantri berharap ada pengawasan serius dalam pendistribusian BBM subsidi.
Pasalnya, tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan atau kecurangan.
Akibatnya, banyak kendaraan yang sudah lama antri tidak kebagian BBM yang dibutuhkan.
Padahal, pemerintah sudah menerapkan pola pembatasan pengisian BBM subsidi bagi kendaraan.
Contoh untuk pengisian pertalite dibatasi hanya 25 liter untuk mobil perhari. Jika diterapkan dengan baik, kemungkinan antrian kendaraan dapat teratasi.
“Antrian kendaraan di SPBU terjadi setiap hari. Khususnya pada pompa pertalite dan bio solar,” ungkap salah seorang pengendara, Rabu (26/8/2026).
“Pengawasan di SPBU hendaknya diperketat. Menempatkan tim tertutup yang langsung mengawasi mendeteksi jika ada kecurangan,” tutupnya.(yti)

Leave a comment