Skip to content

Sosok Zulkifli Lubis : Pencetus Dasar Intelijen Republik yang Kemudian Berseberangan dengan Negara

NUSANTARAMAILS.COM – Sejarah berdirinya Republik Indonesia ada satu nama yang jarang dikenal banyak orang.

Zulkifli Lubis seorang perwira militer memiliki peran penting dalam membangun sistem intelijen Indonesia pada masa-masa awal kemerdekaan.

Setelah Indonesia merdeka, kebutuhan akan intelijen untuk menghadapi ancaman dari dalam maupun luar negeri menjadi sangat penting.

Zulkifli Lubis kemudian terlibat dalam pembentukan Badan Istimewa dan Badan Rahasia Negara Indonesia (BRANI) pada 1946.

BRANI menjadi salah satu mata rantai penting dalam sejarah perkembangan intelijen negara Indonesia.

BRANI yang pada akhirnya berkembang melalui berbagai perubahan kelembagaan hingga terbentuknya BIN.

Namun, perjalanan Zulkifli Lubis kemudian mengambil arah yang tragis.

Hubungannya dengan pemerintah pusat memburuk. Ia kemudian terlibat dalam pergolakan politik dan militer yang berujung pada PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) pada 1958.

Dari seorang perwira yang ikut membangun fondasi intelijen Republik.

Zulkifli Lubis akhirnya menjadi orang yang berseberangan dengan pemerintah Republik yang dahulu ikut ia pertahankan.

Setelah PRRI mengalami kekalahan, Zulkifli Lubis akhirnya menyerah pada 1961 dan menjalani masa tahanan.

Kisahnya menjadi salah satu ironi dalam sejarah Indonesia:

Orang yang ikut membangun salah satu fondasi sistem intelijen Republik, pada akhirnya justru berhadapan dengan negara yang pernah ia bantu bangun.

Namun sejarah Zulkifli Lubis tidak sesederhana “pahlawan atau pengkhianat”.

Ia adalah gambaran tentang bagaimana perjuangan, politik, kekuasaan, dan perbedaan pandangan tentang masa depan Republik.

Dimana dapat membawa seorang tokoh dari pusat kekuasaan hingga menjadi lawan politik negara.

Menyebut BRANI sebagai “cikal bakal langsung BIN” terlalu menyederhanakan sejarah.

Lebih tepat menyebutnya sebagai salah satu mata rantai perkembangan intelijen negara Indonesia.(**)

Sumber: Arsip DPR RI, Historia, dan berbagai kajian sejarah mengenai Zulkifli Lubis dan perkembangan intelijen Indonesia.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan