KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Semangat gotong royong kembali tumbuh di Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir) Kabupaten Kaur. Warga bergotong royong memperbaiki lantai jembatan gantung secara swadaya.
Masyarakat mengumpulkan dana melalui patungan. Selanjutnya, mereka membeli bahan dan perlengkapan perbaikan secara bersama.
Warga kemudian membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Sementara itu, para pemuda mengangkut material menuju lokasi jembatan.
Selain itu, para orang tua membantu memasang lantai jembatan. Mereka juga memastikan setiap lantai terpasang dengan kuat.
Jembatan tersebut menjadi akses utama masyarakat setiap hari. Karena itu, warga tidak ingin kerusakan semakin parah.
Selama ini, kondisi lantai jembatan cukup memprihatinkan. Bahkan, beberapa papan sudah lapuk dan berlubang.
Akibatnya, pengguna jembatan harus melintas dengan hati-hati. Kondisi itu juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Namun, bantuan perbaikan belum kunjung datang. Oleh sebab itu, warga memilih bertindak tanpa menunggu.
Mereka sepakat mengutamakan keselamatan masyarakat. Selain itu, mereka ingin menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Petani memanfaatkan jembatan untuk mengangkut hasil panen. Sementara itu, tidak sedikit warga yang menjadi korban di jembatan gantung tersebut.
Perbaikan swadaya tersebut mendapat apresiasi masyarakat. Sebab, kebersamaan mampu menghadirkan solusi nyata.
Warga berharap pemerintah segera memberikan perhatian. Mereka juga menginginkan perbaikan permanen pada jembatan gantung.
Selain memperkuat lantai, pemerintah diharapkan memeriksa seluruh konstruksi jembatan. Langkah itu penting demi keselamatan pengguna.
Semangat gotong royong tersebut menunjukkan kepedulian warga. Dengan demikian, masyarakat berhasil menjaga akses transportasi tetap berfungsi.
Gotong royong ini dimotori oleh para Kades, perangkat desa, pemerintah kecamatan, pemuda, karang taruna.
Tidak sedikit pula, warga yang memberikan makanan, minuman kepada masyarakat yang bergotong royong.(yti)

Leave a comment