KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kenaikan harga Pertamax mulai memengaruhi pola pembelian bahan bakar masyarakat. Akibatnya, antrean kendaraan di sejumlah SPBU untuk membeli Pertalite mulai memanjang.
Sejak harga Pertamax naik, banyak pengguna kendaraan beralih ke Pertalite. Karena itu, volume pembelian Pertalite mengalami peningkatan cukup signifikan.
Di beberapa SPBU, pengendara terlihat mengantre lebih lama dibanding hari-hari sebelumnya. Selain itu, jumlah kendaraan roda dua dan roda empat terus berdatangan sejak pagi.
Baca Juga :
Berlaku Hari Ini, Pertamax Rp 16.650 Perliter, Naik Rp 4.050
Sejumlah warga mengaku memilih Pertalite demi menghemat pengeluaran harian. Dengan demikian, mereka berharap biaya operasional kendaraan tetap terkendali.
“Sekarang selisih harganya cukup jauh. Jadi saya pilih Pertalite,” ujar salah seorang pengendara.
Sementara itu, petugas SPBU terus melayani pembelian sesuai prosedur yang berlaku. Namun demikian, peningkatan jumlah pembeli membuat antrean bergerak lebih lambat.
Di sisi lain, masyarakat berharap pasokan Pertalite tetap tersedia. Sebab, kebutuhan bahan bakar kendaraan masih cukup tinggi setiap hari.
Selain itu, warga juga meminta pemerintah dan pihak terkait menjaga distribusi BBM. Dengan begitu, masyarakat tidak kesulitan memperoleh bahan bakar.
Pengamat ekonomi menilai perpindahan konsumen merupakan respons yang wajar. Pasalnya, masyarakat selalu mempertimbangkan faktor harga dalam menentukan pilihan.
Karena itu, tren peningkatan pembelian Pertalite berpotensi terus berlangsung. Terlebih lagi, selisih harga dengan Pertamax kini semakin lebar.
Meski demikian, masyarakat tetap berharap stabilitas pasokan BBM terjaga. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan lancar.(yti)

Leave a comment