KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Meskipun tahapan pemilihan umum belum berjalan seutuhnya, namun para bakal calon yang ambil bagian dalam kontestasi pesta demokrasi mulai menebar pesona.
Untuk menggaet hati masyarakat sebagai pemilih atau suara yang menentukan keberhasilan perjuangan mereka menuju kursi parlemen maupun kepala daerah.
Ditahun politik sekarang ini, banyak modus yang dilakukan untuk menambah daya tarik masyarakat. Bantuan Sosial (Bansos) yang disiapkan pemerintah untuk masyarakat kerap kali dipolitisi untuk kepentingan politiknya.
Ditahun politik seperti ini, anggaran Bansos lebih meningkat. Baik kuantitas maupun intensitas penyalurannya.
Bansos harusnya jangan dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Karena ini memang hak masyarakat dan dianggarkan pemerintah.
Istilah-istilah yang Sering Digunakan dalam Perjanjian Internasional
Lalu siapa yang kerap memanfaatkan Bansos untuk kepentingan layar politik ???.
Pertanyaan tersebut sederhana, dapat dipastikan adalah mereka saat ini menjabat dan kembali mencalonkan diri sebagai kontestasi.
Selain itu siapa lagi, tentunya kerabat dekat pejabat. Misalnya saja, istri atau suami pejabat yang sedang berkuasa saat ini.
“Agar semua berjalan dengan baik, tentunya jangan ada pemanfaatan Bansos untuk kepentingan politik dinasti,” ungkap Susanto (46) warga Kscamatan Tanjung Kemuning.(yti)

Leave a comment