Nusantara Mails || Pertanian – Pembibitan dan pemupukan adalah aspek penting dalam pertumbuhan tanaman sawit. Saat melakukan pemupukan, pH tanah harus diperhatikan agar nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman dapat diserap secara optimal. Berikut ini adalah panduan pemupukan tanaman sawit berdasarkan pH tanah:
Tanah dengan pH kurang dari 4
Tanah ini termasuk dalam kategori tanah lempung berpasir. Pada tanah ini, pupuk ditanam di dalam lubang galian yang dibuat pada saat penanaman. NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium) diberikan dalam kuantitas yang tinggi karena pH tanah yang rendah akan menghambat penyerapan nutrisi oleh akar tanaman. Selain itu, pupuk kandang atau pupuk organik lainnya juga dapat diberikan untuk mengendalikan pH tanah.
Tanah dengan pH antara 4-5.5
Tanah ini termasuk dalam kategori tanah gambut atau tanah liat berpasir. Pada tanah ini, dosis pupuk NPK yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan pada tanah dengan pH kurang dari 4. Pupuk kandang atau pupuk organik lainnya juga dapat diberikan untuk meningkatkan pH tanah dan menyediakan nutrisi tambahan.
Tanah dengan pH antara 5.5-6.5
Tanah ini termasuk dalam kategori tanah liat berpasir atau tanah humus. Pada tanah ini, dosis pupuk NPK yang dibutuhkan bukan terlalu tinggi karena pH tanah sudah cukup optimal. Pupuk kandang atau pupuk organik lainnya juga dapat diberikan untuk mempertahankan tingkat pH tanah.

Leave a comment