Skip to content

Instruktur Fitnes Goyang Pelajar Hingga Tiga Kali dan Rekam Aksinya Untuk Peras Korban, Kini Dilaporkan Ke Polisi

SEMARANG || NUSANTARAMAILS.COM – Instruktur fitnes disebuah gym di kawasan Bawen Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mendadak viral. Pasalnya, ia dilaporkan oleh peserta fitnes yang masih berstatus pelajar.

Ia dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pencabulan dan pemerasan terhadap korban. Bahkan, terungkap instruktur fitnes ini sudah tiga kali menggoyang korban di kamar hotel.

Korbannya merupakan siswi SMA, awal malapetaka terjadi pada saat korban mengikuti fitnes di gym tempat instruktur bekerja.

Kasus tersebut bermula ketika korban, yang saat itu masih berstatus pelajar, berolahraga di sebuah gym di Bawen pada Desember 2024. Dari pertemuan tersebut, komunikasi antara korban dan pelaku semakin intens melalui aplikasi WhatsApp.

Menurut keterangan korban, hubungan keduanya semakin dekat hingga akhirnya terjadi pencabulan di sebuah hotel di Bandungan. Korban, yang baru saja lulus SMA pada Mei 2025, awalnya percaya bahwa pelaku adalah seorang duda, sesuai pengakuan pelaku.

Namun, kenyataan mengejutkan terungkap bahwa pelaku masih berstatus berkeluarga. Akhirnya, korban memberanikan diri untuk menceritakan semuanya kepada orang tuanya.

Polisi menduga pencabulan pertama terjadi saat korban masih di bawah umur dan berstatus pelajar, sehingga pelaku dijerat dengan UU Perlindungan Anak dan pidana kekerasan seksual.

Selain itu, pengacara korban mengungkap bahwa pelaku meminta uang sebesar Rp 50 juta rupiah setiap pertemuan, hingga uang korban yang semula Rp 400 juta rupiah menyusut menjadi hanya Rp 4 juta rupiah.

Korban percaya atas pengakuan pelaku yang mengaku sebagai duda keren dengan postur tubuh idaman banyak bidadari. Namun, pada kenyataan ia masih memiliki keluarga utuh.

Dalam setiap aksinya menggoyang korban, ia merekam aksinya yang dipergunakan untuk memeras korban dengan meminta uang jika tidak ingin vidionya disebar.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan