MEDAN || NUSANTARAMAILS.COM – Bid Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) jadi sorotan publik setelah mencuatnya dugaan pemerasan yang dilakukan perwira berpangkat Kombes terhadap bawahannya.
Dugaan pemerasan ini melibatkan Kabid Propam, Kombes Pol JM dan Kasubdit Paminal, Kompol AC ikut terseret.
Kasus dugaan pemerasan ini mencuat ke publik setelah unggahan akun TikTok @tan_jhonson88 memuat 10 poin dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Kombes JM dan Kompol AC.
Modus yang digunakan antara lain mencari-cari kesalahan personel polisi untuk kemudian dimintai sejumlah uang.
Beberapa kasus yang diungkap antara lain :
Pemerasan terhadap personel Ditresnarkoba Polda Sumut, Ipda Welman Simangunsong, yang diminta uang hingga Rp 1 miliar terkait kasus narkoba yang menjerat seorang tersangka.
Pemerasan terhadap Kapolsek Medan Barat, Kanit Reskrim, dan beberapa personel yang dimintai uang sekitar Rp 1 miliar karena diduga melepaskan tersangka kasus narkoba.
Kasus dugaan pemerasan terhadap personel Polrestabes Medan, Aipda Fachri, yang diminta Rp 1 miliar terkait kasus perselingkuhan.
Pemerasan terhadap Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Aritonang, yang dimintai Rp 200 juta setelah dicari-cari kesalahannya.
Pungutan liar sebesar Rp 10 juta kepada setiap perwira polisi yang hendak mendaftar sekolah staf dan pimpinan menengah (Sespimen), yang berkaitan dengan surat keterangan hasil penelitian dan pengujian (SKHP) yang harus ditandatangani Kabid Propam.
Dugaan pemerasan terhadap personel Ditreskrimsus Polda Sumut dengan modus “nanam jagung” hanpangan.
Pemerasan terhadap tiga Kasat di Polresta Deli Serdang, Kanit, dan Kapolsek.
Pemerasan terhadap Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu sebesar Rp 100 juta terkait kaburnya beberapa tahanan.
Dugaan tebang pilih dalam penanganan kasus personel Ditresnarkoba Polda Sumut yang terlibat jual sabu seberat 1 kilogram.
Selain itu, keduanya juga dituduh kerap mabuk-mabukan di tempat hiburan malam, yang semakin menambah catatan buruk atas dugaan penyimpangan tersebut.
Kasus ini menjadi tranding topic di masyarakat khususnya Sumut. Bahkan, banyak komentar miring netizen yang menyorot kasus diinternal Polri tersebut.(**)
Sumber : tribunmedan.com

Leave a comment