Skip to content

Gubsu Serukan Perang Lawan Narkoba, Walkot Siantar dan Baputi Batubara Malah Bungkam

MEDAN || NUSANTARAMAILS.COM – Ditengah kerasnya suara seruan Gubernur Sumatare Utara (Gubsu), Bobby Nasutian perang lawan narkoba, suara bungkam justru terlihat dari Walikota (Walkot) Siantar dan Bupati Batubara.

Kedua kepala daerah ini memilih bungkam dan tidak bersuara untuk menyatakan perang terhadap peredaran narkoba.

Langkah konkret Gubsu ini diikuti Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Poldasu yang bergerak cepat. Ditresnarkoba bongkar baran narkoba dan menutup loket-loket penjualan narkoba.

Gerak cepat tersebut diapresiasi masyarakat. Bahkan, masyarakat memberi dukungan penuh dalam memerangi narkoba, Kamis (14/8/2025).

“Seluruh lokasi yang menjadi sarang narkoba harus dibersihkan, musnahkan dan merdekaka dari pengaruh narkotika,” ujar Gubsu, Bobby Nasution dalam pernyataannya.

Baca Juga : 

Diawali Cekcok Mulut, Suami Habisi Nyawa Istri Dengan Mencekik dan Menutup Wajah Korban Menggunakan Bantal

Sayangnya, semangat Gubsu tidak menjadikan Walkot Siantar, Wesly Silalahi dan Bupati Batubara, Baharudin Siagian ikut bersuara lantang.

Padahal jelas, Ditresnarkoba Poldasu menyegel dan menetapkan tersangka dalam kasus peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 di Siantar dan Nirwana di Batubara.

Namun kedua kepala daerah ini tidak mau buka suara. Padahal jelas, kedua lokasi tersebut juga bermasalah dengan perizinan.

Bungkamnya kedua kepala daerah ini menimbulkan berbagai asumsi negatif dari masyarakat Mengapa tidak ada tindakan nyata terkait pelanggaran perizinan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan pihaknya akan terus melakukan penegakkan hukum. Dan siapapun yang mencoba menghalangi penegakkan hukum akan ditindak.

“Mari selamatkan Sumut dari pengaruh narkotika. Jangan biarkan mereka menebar ancaman kepada masyarakat dengan leluasa dan bebas,” ungkapnya.(**)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan