NUSANTARAMAILS.COM – Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS) dan Forum Peduli Wilayah Kedurang (FPWK) kembali jadwalkan aksi unjuk rasa mendusuki lahan PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) di perbatasan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS)-Kaur tepatnya di Pematang Sulau Kanan, Senin (14/7/2025).
Dalam suratnya yang ditujukan ke Bupati BS tentang rencana aksi pendudukan lahan PT DSJ di perbatasan antar kabupaten tepatnya di Pematang Sulau Kanan. ASBS dan FPWK juga menembuskan surat ke Kodim 0408 BSK.
ASBS dan FPWK mengestimasikan jumlah peserta sebanyak 500 orang dengan membawa peralatan aksi, sound system, bendera, spanduk atau baliho dan parang yang dipergunakan untuk mendirikan camp.
Kegiatan aksi unjuk rasa ini dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan armada kendaraan roda dua sebanyak 150 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 20 unit.
Baca Juga :
Bahas Hibah Lahan Prokimal, Pemda Kaur Rapat Tindaklanjut Bersama TNI AL
Surat pemberitahuan aksi ini ditandatangani bersama oleh ketua ASBS dan ketua FPWK. Aksi ini akan menyampaikan tuntutannya yakni :
1. Pendudukan lahan perkebunan kelapa sawit tanpa izin yang melakukan perambahan hutan (hutan adat) wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan dengan secara ilegal dan ugal-ugalan di lokasi Pematang Sulau Kanan Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan sehingga menuntut :
2. Mendesak pemerintah dan aparat untuk menghentikan aktivitas perusahaan PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) yang tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU) dan perambahan terhadap tanah adat dan tanah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Surat ditandatangani pada 11 Juli 2025 yang tergabung dalam sekretariat bersama Pejuang Pematang Sulau Kanan.(yti)

One comment