KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Bhayangkara ke-79 hari ini. Peringatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” ini menjadi momentum refleksi terhadap perjalanan panjang Korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Selama hampir delapan dekade, Polri telah mengalami berbagai dinamika, dari reformasi internal hingga modernisasi sistem pelayanan publik.
Namun di usia ke-79 ini, masyarakat Indonesia menaruh harapan yang semakin besar kepada institusi Polri, terutama dalam menjaga hukum dan keadilan secara adil, tanpa pandang bulu.
Baca Juga :
“Harapan kami sederhana, Polri harus jadi pengayom semua lapisan masyarakat. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa tebang pilih. Jangan sampai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ujar Rizal, seorang warga Kabupaten Kaur, Rabu (2/7/2025).
Hal senada disampaikan oleh pengamat kepolisian dari Universitas Indonesia, Dr. Retno Widyaningsih. Ia menilai, di tengah derasnya arus digitalisasi dan kompleksitas kejahatan transnasional, tantangan Polri semakin besar.
“Namun kepercayaan publik akan bertambah apabila Polri terus menunjukkan komitmennya untuk transparan dan profesional,” ujarnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya pada upacara Hari Bhayangkara, Selasa (1/7/2025) menegaskan kembali komitmen Polri untuk menjadi institusi yang semakin terbuka dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami terus berbenah. Kritik dan saran masyarakat menjadi bahan evaluasi kami agar Polri bisa lebih dipercaya dan dicintai rakyat,” ujarnya.
Momentum peringatan ini juga dimanfaatkan oleh Polri untuk meluncurkan sejumlah inisiatif baru, seperti penguatan sistem pelaporan berbasis digital, peningkatan pelatihan etika dan integritas bagi anggota, serta memperluas jangkauan pelayanan publik berbasis komunitas.
Dengan usia yang semakin matang, harapan publik terhadap Polri pun semakin tinggi. Masyarakat ingin melihat polisi yang tidak hanya sigap dan tanggap, tetapi juga adil, humanis, dan bersih dari praktik korupsi serta penyalahgunaan wewenang.
Hari Bhayangkara ke-79 menjadi pengingat penting bahwa kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama bagi Polri dalam menjalankan tugasnya.
Dan harapan itu kini menggantung di pundak setiap insan Bhayangkara, untuk menjaga Kamtibmas tanpa tebang pilih, demi Indonesia yang lebih adil dan aman.(**)

One comment