Skip to content

Viral Jelang PSU, Cawabup BS Dicegat Warga dan Anggota Dewan Malam Hari

Oplus_131072

NUSANTARAMAILS.COM – Kejadian menarik menghebohkan warga Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Jumat (18/4/2025) malam. Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada pada hari ini (19/4/2025), Calon Wakil Bupati (Cawabup) nomor urut 02 dicegat oleh anggota dewan dan sejumlah warga di Kecamatan Kedurang.

Mobil Cawabup dihadang oleh aksi sweeping yang dipimpin anggota dewan dan warga sekitar. Kejadian ini terekam oleh kamera warga dan viral di Media Sosial (Medsos) facebook.

Disisi lain yang bersangkutan Ii Sumirat, calon wakil bupati dari nomor urut 02 saat di konfirmasi media ini mengatakan, bahwa dirinya berada di Kecamatan Kedurang bukan untuk berkampanye melainkan untuk menghadiri hajatan pernikahan keluarga.

“Cerita nya begini, usai saya menghadiri kondangan di Kota Manna saya juga diminta oleh pihak keluarga untuk menghadiri rumah Eko yang nikahan di desa Durian Sebatang Kecamatan Kedurang,” kata Ii Sumirat.

Dijelaskan Ii, karena kelewat desa yang dituju sehingga dirinya putar balik. Nah saat itulah dirinya mulai di buntuti oleh banyak warga.

BREAKING NEWS: Sejumlah Orang Disebut Kena OTT Malam Tadi Gegara Politik Uang

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lalu dirinya masuk ke rumah kerabatnya yang ada disekitar kejadian.

“Nah saat mau pergi mobil kami di berhentikan, saya diminta turun, kontak mobil dimatikan, nomor polisi/plat mobil dibilang palsu dan mau dicabut oleh warga. Tidak ada kami berkampanye cuma untuk menghadiri nikahan keluarga Eko,” ungkap Ii Sumirat.

Baca Juga : 

Antusias Masyarakat BS di PSU Tinggi, Sejak Pagi Mulai Antri di TPS

Ii melanjutkan, saat akan pulang melalui jalur Kedurang-Seginim dirinya kembali diikuti oleh warga sekitar. Sesampai di desa Pasar Baru Seginim mereka pun dihadang kembali oleh warga.

Terkait masalah ini calon wakil Bupati Bengkulu Selatan nomor urut 02 ini mengaku tidak akan membawa persoalan ini ke pihak yang berwajib.

One comment

Tinggalkan Balasan