KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Harga kelapa dalam semakin mahal, masyarakat pun beralih masakan tumisan dengan mengurangi penggunaan santan. Harga kelapa dalam ditingkat eceran mencapai Rp 8.000 perbuah.
Untuk kelapa dalam ukuran besar harganya lebih mahal yakni di Rp 10.000 perbuah. Kenaikkan harga kelapa dalam ini dipengaruhi oleh semakin menipisnya stok kelapa dalam lokal.
Kelapa dalam lebih banyak diekspor keluar daerah. Hasil kelapa dalam dari Kabupaten Kaur lebih banyak dibawa ke Kota Pagar dan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).
Baca Juga :
Dari Jepara untuk Dunia: Puisi Kartini tentang Warisan dan Harapan
Selain itu, kelapa juga dibawa ke Jakarta dan pulau jawa lainnya. Tingginya permintaan masyarakat luar menyebabkan pasokan kelapa lebih banyak keluar.
“Harga kelapa dalam di Kabupaten Kaur kini semakin mahal. Karenanya, santan mulai beralih ke tumisan untuk konsumsi harian masyarakat,” ujar Sulida (60).(yti)

One comment