Nusantara Mails | Bengkulu Selatan – Insiden berdarah terjadi di Desa Dusun Tengah, Kecamatan Seginim, Kamis malam (3/4/2025).
Seorang pemuda bernama Aziz Mutaqin (20) ditemukan tewas bersimbah darah usai ditikam sebanyak 14 kali oleh temannya sendiri, BM alias BI (18).
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Awilzan, melalui Kasat Reskrim IPTU Muhamad Akhyar Anugerah SH MH dan KBO Reskrim IPDA Sahat Martua, mengungkapkan bahwa motif utama penusukan adalah dendam lama yang dipendam pelaku terhadap korban.
Bermula dari Pertemuan Tak Sengaja
Kejadian bermula saat pelaku dan seorang temannya berjalan menuju Jembatan Seginim dan bertemu dengan korban.
Rasa dendam lama kembali muncul, hingga pelaku memutuskan mengambil pisau dari rumah saudaranya.
Baca Juga: Sadis, Anak Tiri Bacok Leher Suami Ibunya Hingga Kritis, Idul Fitri Berdarah di Kaur
“Temannya sempat mengingatkan agar tidak memakai senjata tajam. Kalau memang masih dendam, diajak berkelahi saja pakai tangan kosong,” ujar IPDA Sahat, Jumat (4/4/2025).
Baca Juga: Jadwal Final Copa del Rey 2025, Barcelona vs Real Madrid di La Cartuja
Setelah kembali dan bertemu korban, keduanya sempat saling memaafkan dan bahkan berpelukan. Namun, mereka kemudian mengonsumsi minuman keras bersama teman-temannya di sekitar jembatan.
Pertengkaran Pecah, Penusukan Terjadi
Dalam perjalanan pulang, sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami pecah ban. Rencana menggadaikan ponsel untuk biaya perbaikan memicu perdebatan, hingga situasi memanas.
“Mereka sudah diingatkan untuk tidak menggunakan sajam. Tapi saat itu, bukan hanya pelaku yang membawa senjata tajam,” jelas Sahat.

One comment