KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Satu unit mobil berplat merah alias Mobil Dinas (Mobnas) bantuan hibah Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur ke beberapa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “lengit”. Mobil tersebut hilang sejak beberapa waktu lalu dan hingga kini belum ditemukan keberadaannya.
Mobnas jenis Suzuki Pick Up warna hitam tersebut diketahui dipinjam pakaikan ke Desa Tanjung Agung Kecamatan Maje. Mobil tersebut dilaporkan telah hilang yang diduga dicuri orang tak dikenal.
Hingga saat ini belum diketahui nasib mobil tersebut. Sementara, pemakain Mobnas ini enggan bertanggungjawab atas kehilangan tersebut.
Alasannya, karena sudah membuat laporan kehilangan ke kepolisian. Padahal, Mobnas tersebut wajib dikembalikan ke pemerintah. Secara prosedural tentunya pemegang Mobans bertanggungjawab penuh atas kendaraan yang dikuasainya.
Baca Juga :
Warga Bengkulu Selatan Tunggu Kehadiran Bus Perintis untuk Solusi Transportasi Ekonomis
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur, Dihan Bastari kepada awak media mengatakan, pihaknya telah berupaya menyurati peminjam untuk mengganti mobil dinas yang hilang. Namun, peminjam tidak mau mengganti rugi mobil hilang tersebut.
Alasan peminjam tidak mau mengganti rugi mobil hilang tersebut adalah karena sudah melaporkan kehilangan mobil tersebut ke kepolisian.
“Pemakai atau peminjam Mobnas tidak mau mengganti atas kehilangan tersebut. Alasannya, karena mereka sudah melapor ke polisi sehingga merasa tanggungjawabnya sudah tidak ada lagi,” ungkap Kadis Perhubungan.
Menurut Kadis Perhubungan, pemimjam Mobnas ini sudah berkoordinasi dengan Bupati Kaur, Alm H Lismidianto, SH, MH untuk penghapusan dari daftar aset.
Untuk penghapusan aset tentu harus ada dasar dan mengikuti aturan mekanisme yang ada. Tidak dapat dilakukan begitu saja.
“Hilang lapor polisi terus tanggungjawabnya habis, itu bukan solusi atau mekanisme penghapusan aset,” papar Dihan Bastari.
Meakipun sudah dilaporkan ke polisi, namun belum ada kejelasan terkait pengungkapan pencurian tersebut. Oleh karenanya, Dinas Perhubungan akan berupaya mencari solusi untuk masalah ini.(yti)

Leave a comment