SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – SMKN 12 Surabaya memperingati Hari Batik Nasional tahun 2024. Peserta didik SMPN Surabaya Raya meliputi, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik turut hadir mengikuti perlombaan dan pengenalan hasil karya batik siswa siswi SMKN 12 Surabaya.
Menariknya, memperingati Hari Batik Nasional juga di ikuti kedatangan dari Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya, Kayla Smith bersama Cultural Affairs Assistant di Konjen Amerika Serikat di Surabaya, Puguh Budi Susetiyo.
“Momen memperingati Hari Batik Nasional 2024 memang sudah direncanakan. Karena kami terdapat kejuruan yaitu, Kriya Kreatif Batik dan Tekstil. Ini sebagai bentuk wadah bagi anak supaya karya membatik dapat di apresiasi. Bakat dan karya terus ditingkatkan,” kata Kepala SMKN 12 Surabaya, Cone Kustarto Arifin dalam keterangannya di SMKN 12 Surabaya, Rabu (2/10).
Baca Juga :
Didampingi Waka Humas SMKN 12 Surabaya Stefanus Hadianto, lanjut kata Cone, pihaknya mendapat surat ederan dari Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur tentang Hari Batik Nasional di harapkan memakai pakaian batik. Oleh karena itu, SMKN 12 Surabaya serentak memakai pakaian atau custom batik.
“Kita serentak, mulai saya Kepala SMKN 12, guru, dan siswa siswi memakai batik. Karena kami terdapat kejuruan kriya kreatif batik dan tekstil. Jadi, anak didik kita mengajarkan harus bangga dahulu terhadap batik. Sehingga nanti mereka mencintai batik, lalu melestarikan budaya batik,” sebut Cone.
Dia memaparkan, momentum Hari Batik Nasional pihaknya mempertahankan kelestarian budaya batik. Sebab, banyak Negara lain sudah melirik atau menyukai batik.
“Peserta anak SMPN Surabaya Raya hadir juga memperkenalkan SMKN 12 Surabaya ada kejuruan kriya kreatif batik dan tekstil. Kami harapkan mereka bisa mengembangkan potensi dan passion batik supaya mudah menentukan bakat kreatif,” ungkap Cone.
Lebih lanjut Cone mengatakan dalam lomba ini menyasar murid-murid SMPN Surabaya Raya. Bagi mendapatkan juara telah diberikan golden ticket. Tujuannya, ketika lulus dari SMPN kemudian anak itu punya bakat saat test bisa menunjukkan golden ticket ini.
“Itu golden ticket memfasilitasi anak SMPN ingin melanjutkan sekolah di SMKN 12 Surabaya. Kami ada dua jalur online dan jalur offline Bakat Minat atau BakMi,” jelasnya.
Dia berharap, nanti kedepan muncul karya anak bangsa menjadi desainer muda yang berani berjiwa wirausaha berbakat mengangkat batik.
“Kita tetap menjaga karakter kearifan lokal masing-masing terhadap batik. Siswa siswi harus bangga dengan batik,” tambah Cone.
Pada kesempatan itu, Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya Kayla Smith, menyampaikan pihaknya mengapresiasi kegiatan memperingati Hari Batik Nasional yang diadakan di SMKN 12 Surabaya.
“Menarik sekali penampilan siswa siswi sangat luar biasa, sebagai salah satu bagian meneruskan warisan budaya bangsa. Saya masih sekitar 6 bulan tetapi sangat mencintai budaya Indonesia, termasuk batik,” ujar Kayla didampingi bersama Cultural Affairs Assistant di Konjen Amerika Serikat di Surabaya, Puguh Budi Susetiyo.
lihat juga :
Untuk di tahun depan bisa mengikuti kegiatan tersebut. Karena sangat bagus sekali. Tak hanya itu, Kayla memotivasi anak peserta SMPN dan siswa siswi SMKN 12 Surabaya.
“Anak-anak tetap di pertahankan bakat dan passion untuk lestarikan budaya batik. Saya menilai bahwa batik merupakan karya seni yang bagus, sehingga itu bisa menjadi design yang baik di masa mendatang untuk siswa siswi,” tutur Kayla. (mnf/yti)

One comment