KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Selain layanan yang dirasa masih kurang maksimal, parkir di RSUD Kaur ternyata bikin masyarakat merasa “nyesek”. Bukan hanya penggunaan metode parkir yang gaya modern, namun tarif parkir yang dirasa cukup mahal.
Kendaraan keluarga pasien setiap keluar harus bayar parkir. Jika saja, satu kendaraan keluarga pasien dalam sehari lima kali keluar maka harus bayar lima kali dengan tarif yang tergolong tinggi.
Masyarakat membandingkan dengan RS As-Syifa Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Layanan cepat, ramah serta tidak ribet.
Baca Juga :
Kemudian, di RS As-Syifa ini bebas biaya parkir. Sehingga, dengan perbandingan ini masyarakat Kabupaten Kaur lebih dominan berobat di RS As-Syifa Kota Manna.
Masih butuh banyak perubahan di RSUD Kaur agar masyarakat lokal lebih percaya dan menjadikan RSUD ini sebagai tujuan utama dalam berobat.
“Masih butuh perubahan yang cukup banyak agar masyarakat mau berobat di RSUD Kaur. Bukan hanya layanan kesehatan tapi juga masalah parkir maupun ketersediaan obat,” ungkap Winda (43).(yti)

Leave a comment