NUSANTARAMAILS.COM – Masyarakat menyoroti aliran sungai Air Martam di Desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang berwarna hitam pekat dan mengandung lendir menempel di bebatuan dan dasar sungai.
Air sungai berubah hitam pekat ini diduga dampak dari limbah pabrik Crude Palm Oil (CPO) PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) yang berada di hulu sungai.
Air sungai Martam hitam pekat dan mengeluarkan aroma kurang sedap menusuk hidung. Bahkan, dampak lain yang ditimbulkan banyak ikan mati mendadak.
Baca Juga :
Peran Penting RPJMDes dalam Pembangunan yang Berkelanjutan Studi UU Desa Nomor 3 Tahun 2024
“Kita melihat sejak aliran sungai ini menjadi hitam pekat dan lengket, ikan banyak mati dan mengeluarkan aroma menusuk hidung,” ungkap salah seorang warga yang kerap mancing di aliran sungai ini, Fajrul Tantomi (45).
Belum ada upaya untuk mengembalikan sungai seperti sebelum adanya pabrik CPO yang beroperasi di bagian hulu sungai. Karena itu, perlu ada keseriusan instansi terkait untuk mengecek dan menindak.
“Ada dugaan potensi limbah pabrik ini masuk ke aliran sungai Martam. Mestinya harus ditangani serius oleh pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH),” paparnya.(yti)

Leave a comment