Skip to content

Bumi Sekundang Setungguan Berdarah Lagi, Pemuda Asal Kedurang Tewas Bersimbah Darah

Foto : Screenshot tangkapan layar harian bengkuluekspres.com.

BENGKULU SELATAN || NUSANTARAMAILS.COM – Bumi Sekundang Setungguan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) kembali berdarah, Rabu (11/9/2024) malam dikawasan Pasar Bawah Kota Manna.

Korban tewas yakni Rismin (18) warga Desa Pagar Banyu Kecamatan Kedurang Ilir. Terduga pelaku yakni Rk (20) mahasiswa warga Desa Nanjungan dan WN (19) warga Desa Padang Bindu Kecamatan Kedurang Ilir. Terduga pelaku saat ini sudah diamankan Polres BS.

Korban bersimbah darah akibat luka dibagian perut dan punggung. Korban diantar temannya ke rumah orang tuanya. Kemudian, orang tua korban minta pertolongan bidan desa guna memeriksa luka anaknya.

Baca Juga : 

Peran Penting RPJMDes dalam Pembangunan yang Berkelanjutan Studi UU Desa Nomor 3 Tahun 2024

Atas saran bidan, korban dibawa ke RSUD Hasanuddin Damrah untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Sekira pukul 23.00 WIB, tim medis menyampaikan berita duka kepada keluarga korban bahwa nyawanya tidak dapat diselamatkan lagi.

Keluarga korban melaporkan insiden perkelahian tersebut ke Polres BS guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. Team Opsnal Satreskrim Polres BS bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku di rumah neneknya di Desa Nanjungan sekira pukul 01.30 WIB.

Informasi perkelahian tersebut didasari dendam korban terhadap pelaku yang telah berkelahi dengam sepupu korban sebelumnya. Korban bertemu dengan pelaku di Jembatan Air Manna Pantai Pasar Bawah.

Setelah bertemu, terjadi perkelahian antara korban dan terduga pelaku. Salah seorang pelaku Rk mencabut Senjata Tajam (Sajam) dan menusuk korban.

Sajam pelaku mengenai bagian bawah dada kiri dan punggung sebelah kiri korban. Tak ayal, darah mengucur dari luka tusukan pelaku.

“Kedua terduga pelaku sudah diamankan di Polres BS. Selain itu, pisau panjang berukuran 20 CM serta besi dan sarung kuning,” ungkap Kapolres BS, AKBP Florentinus Situngkir, S. IK melalui Kasat Reskrim, AKP Doni Juniansyah, SH kepada awak media.(yti)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan