BENGKULU || NUSANTARAMAILS.COM – Masih dalam pembahasan soal pelaksanaan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Kades Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang digelar di Mercure Hotel Bengkulu, LSM Topan RI bersurat ke Polda Bengkulu.
Kini, Topan RI juga menjajaki pelaporan ke Kejaksaa Tinggi (Kejati) Bengkulu. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Topan RI dalam mengungkap dugaan indikasi pelanggaran Bimtek Kades tersebut.
Penjajakan tersebut dalam rangka penanganan indikasi pelanggaran aturan dalam pelaksanaan Bimtek Kades Kabupaten BS beberapa waktu lalu.
Mengingat, Bimtek disinyalir menggunakan Dana Desa (DD) yang notobenenya ada aturan yang mengikat terkait pelaksanaan Bimtek.
Baca Juga :
Mantan Kasi Intel Ini Jabat Kajari Kaur, Putra Asli Padang Guci
Meskipun, Bimtek dirasa sangat penting untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa. Namun, dalam pelaksanaannya ada indikasi pelabrakan aturan.
Topan RI juga melakukan kajian terkait pelaksanaan Bimtek. Penelusuran besaran anggatan Bimtek, sumber anggaran dan lainnya yang berkaitan dengan Bimtek.
Ada kemungkinan sumber biaya Bimtek diambil dari DD. Selain itu, ada dugaan kegiatan Bimtek ini sudah terencana sejak awal penyusunan RAPBDes.
Ada indikasi anggaran Bimtek sudah diarahkan agar desa menganggarkan biaya Bimtek. Hal ini masih dalam penelusuran Topan RI guna memastikan benar atau tidaknya Bimtek masuk dalam penganggaran yang dititipkan.
“Ada kecurigaan penganggaran biaya Bimtek ini sudah direncanakan sejak awal penyusunan RAPBDes 2024. Kemudian, perlu ditelusuri Bimtek masuk dalam hasil Musdes atau tidak,” ujar ketua LSM Topan RI, Oni Lufti.
Akan lebih parah lagi, jika dalam berita acara hasil Musdes tidak masuk dalam perencanaan kegiatan Bimtek, sambung Oni Lufti.
Lihat Juga :
Mantan Kasi Intel Ini Jabat Kajari Kaur, Putra Asli Padang Guci
Jika tidak masuk dalam pembahasan di Musdes perencanaan maka kegiatan Bimtek patut masuk penanganan hukum.
“Bisa saja, bagi desa yang tidak ada perencanaan Bimtek namun melaksanakan akan merevisi RAPBDes. Ini perlu dilakukan investigasi lebih lanjut,” ungkapnya.(yti)

One comment