Skip to content

Penanganan DBD Di Kaur Terkesan Lamban, Fogging Harus Menunggu Administrasi Lengkap

Pemdes Jembatan Dua fogging.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Sebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kaur mengalami peningkatan beberapa waktu lalu. Namun, masyarakat menilai penanganannya terkesan lamban.

Hal ini dikeluhkan oleh masyarakat. Permintaan fogging sebagai langkah awal pencegahan penyebaran DBD sangat berbelit dari instansi terkait.

Seperti yabg dikeluhkan oleh masyarakat di Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur. Sekira dua pekan lalu, ada sedikitnya 10 warga yang didiagnosa terjangkit DBD.

Masyarakat yang meminta untuk fogging guna mengatasi nyamuk DBD namun kurang mendapat respon cepat. Instansi terkait minta agar menyampaikan data semua yang terjangkit DBD.

Baca Juga : 

HEBOH: Vidoe Mesum Wanita Muda Kembali Beredar, Pamerkan….

Kemudian, data dan dokumennya harus lengkap baru bisa menurunkan team kelapangan guna melakukan fogging. Jika harus menunggu laporan lengkap tentu akan bertambah korban DBD baru bisa terlaksana fogging.

“Ada banyak prosedur yang harus dilalui guna mempersiapkan fogging. Padahal, banyak yang di diagnosa oleh dokter terjangkit gejala DBD. Ada kesan penanganan penyakit menular ini sangat lamban dan bertele-tele,” ucap salah seorang warga Desa Sukamerindu Kecamatan Semidang Gumay yang minta identitasnya tidak ditulis.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan