Skip to content

Korban Tergelincir di Tikungan Bundaran Karang Poh Surabaya Gegara Bekas Air Lindi Sampah

bekas air lindi sampah menetes di jalan raya bundaran tikungan Karang Poh Surabaya. (Dok/nusantaramails.com)

SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Nasib nahas salah satu pengendara melaju kendaraan sepeda motor di tikungan sekitar bundaran Karang Poh Surabaya. Korban terjatuh dari sepeda motor saat melintas di Jalan Raya Karang Poh bundaran samping pos perlintasan kereta api, atau tepatnya depan SPBU Karang Poh Surabaya berboncengan bersama istrinya pada (7/5), sekitar pukul 19:10 WIB malam.

Peristiwa itu menimpa korban. Kendaraan sepeda motor jenis matic Yamaha Lexi miliknya tergelincir melintasi terdapat bekas tetesan air lindi sampah di bundaran jalan raya Karang Poh Surabaya tersebut.

Kerugian korban kejadian itu, kendaraan sepeda motor mengalami baret lecet sisi kanan, siku tangan dan siku kaki sebelah kanan luka, serta jaket jumper kanan sobek, hingga punggung atas bagian kanan dirasakan nyeri. Sedangkan, istrinya mengalami kacamata patah, dan terdapat nyeri pada bagian tubuh.

Kerap kali menjumpai di jalan raya bekas air lindi sampah tercecer cukup licin serta menebar aroma tidak sedap bagi pengendara sepeda motor yang melintas.

Baca Juga : 

HEBOH: Vidoe Mesum Wanita Muda Kembali Beredar, Pamerkan….

Disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto bahwa, bekas air lindi sampah menetes di jalan raya ada bagian tenaga yang membersihkan.

“Jadi, ada tenaga membersihkan itu bekas air lindi sampah yang tercecer di jalan raya oleh bagian penyapuan langsung kita ambil,” kata Dedik dikutip lintasnusantara.id.

Hanya saja bekas tetesan air lindi sampah menetes ke jalan raya masih banyak di dapati bahkan tidak tampak untuk dibersihkan.

Dan, apabila dibiarkan tidak sama sekali di bersihkan oleh DLH Kota Surabaya akan bertambah banyak jumlah para pengendara motor terjatuh gegara terdapat bekas tetesan air lindi sampah di jalan.

Untuk kejadian itu, apakah juga pihak DLH Kota Surabaya bertanggung jawab dampak bekas air lindi sampah menetes ke jalan dengan munculnya korban pengendara tergelincir.

“Saya bersama istri berboncengan sepeda motor tergelincir ada bekas air lindi sampah. Luka sampai sekarang sekitar seminggu belum sembuh,” kata korban berinisial V dalam keterangannya, Selasa (14/5).

Menurut korban, kejadian seperti itu tidak hanya sekali. Tapi berkali-kali di jumpainya bahwa bekas air lindi menetes di jalan raya. Sampai-sampai juga ada korban terjatuh.

“Itu pernah tahu ada pengendara sepeda motor juga jatuh tergelincir bekas air lindi sampah dan sampahnya berserakan di jalan raya. Biasanya itu faktor bak sampah lubang, jadinya air lindi sampah merembes keluar menetes,” ungkap korban V yang juga jurnalis nusantaramails.com ini.

Korban meminta atas kejadian menimpanya supaya pihak terkait bertanggung jawab untuk mengganti rugi.

“Kacamata istri saya sampai patah dan ada luka dalam cukup nyeri. Kalau saya luka masih belum sembuh. Agar supaya ganti rugi oleh pihak terkait,” cetusnya. (tim)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan