KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Pemerintah masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) berat untuk mencegah praktek politik uang dalam moment demokrasi. Praktek seperti sudah menjadi tradisi dalam setiap proses pemilihan.
Apalagi, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti. Praktek politik uang sulit terhindarkan ataupun dihilangkan.
Sebagian masyarakat sebagai pemilih masih didominasi oleh keyakinan untuk memilih calon yang berani berspekulasi bermain uang.
Baca Juga :
Pastikan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Dipasar Aman, Kapolres Kaur Cek Pasar Inpres
Beras Baju dan Uang (Berjuang) serta Nomor Piro Wani Piro (NPWP) ini diperkirakan akan mendominasi masyarakat untuk memilih calon pemimpin.
Figur atau sosok calon bukan hal yang begitu penting untuk mendulang suara dukungan masyarakat. Karena, Berjuang dan NPWP akan lebih menguasai perolehan suara.
“Berjuang dan NPWP ini dirasa masih akan mendominasi. Bukan karena figur calon yang menentukan perolehan suara di Pilkada 2024 ini,” ujar salah seorang pemuda Kecamatan Tanjung Kemuning, Musdarto (35), Kamis (7/3/2024).
Bakal Calon (Balon) bupati atau gubernur yang tidak memiliki dukungan finansial yang kuat meskipun dikenal sebagai figur yang baik, maka belum mampu mengalahkan calon yang Berjuang dan NPWP.
“Sulit untuk mendongkrak suara dukungan jika hanya mengandalkan balas budi. Semua akan tenggelam dengan kerasnya persaingan Berjuang,” ungkapnya.(yti)

Leave a comment