Ragu ini bukan penolakan, melainkan senandung hati yang terombang,
Di lautan pertimbangan, di antara dua arah yang bertentangan.
Kata-kata ragu mengayun seperti rerumputan liar,
Di padang pikiran yang gersang, mencari kepastian yang nyata.
Bukan menolak, hanya ragu membatasi langkah,
Seakan-akan waktu menahan napas, menunggu keputusan yang bercahaya.
Bagaikan lukisan yang belum selesai di kanvas waktu,
Ragu mencipta keraguan, melibatkan hati dalam perdebatan.
Ragu ini bukan menolak dirimu atau mimpi-mimpi indah,
Melainkan meminta izin langkah sejenak di persimpangan jalan.
Di dalam penantian, ragu menari dengan keraguan,
Apakah ini akan menjadi kisah yang berakhir atau hanya awal yang ragu?
Banyak yang Belum Tau, Ternyata Penggunaan Baju Tidur Luar Biasa Manfaatnya !
Bukan penolakan, hanya ragu mengajak pada petualangan,
Meretas jalur tak terjamah dalam lorong hati yang kelam.
Takdir kita mungkin tertulis di sana, di bawah lapisan ragu,
Menanti kita temukan jawabannya, di balik tirai waktu yang bermain-main.

Leave a comment