Skip to content

Pentingnya Netralitas TNI-Polri di Pemilu, Ini Kata Para Pakar

Gambar ilustrasi netralitas di Pemilu.(foto : Net)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Dipelaksanaan tahapan Pemilu, TNI-Polri dituntut komitmen netralitas. Tidak berpihak kesalah satu Partai Politik (Parpol) maupun Pasangan Calon (Paslon) prisiden, Wakil Presiden (Wapres) hingga Paslon kepala daerah.

Lalu mengapa netralitas TNI-Polri penting dalam proses Pemilu. Banyak pendapat para pakar dan masyarakat terkait netralitas mereka.

“Netralitas TNI dan Polri membantu memastikan bahwa pemilu berlangsung tanpa intervensi militer atau polisi yang dapat mengganggu proses pemilihan. Ini penting untuk menjaga keadilan dan integritas Pemilu,” ujar salah seorang politikus, Dianto Azral, Rabu (6/12/2023).

Baca Juga : 

Tiga Bintara Polri Dipecat dari Kedinasan Dengan Tidak Hormat

Komitmen netralitas TNI-Polri dalam Pemilu tentu sangat dituntut masyarakat. Agar tidak ada bentuk intervensi apapun.

Baik itu kepada masyarakat, Paslon lain maupun Parpol. Oleh karenanya, netralitas TNI-Polri wajib dijunjung tinggi.

Kemudian, harus ada sanksi tegas bagi aparat TNI-Polri yang tidak menjalankan netralitasnya.

Aparat yang “nakal” dalam politik praktis tentunya harus ada konsekuensi tegas. Mulai dari sanksi administrasi hingga sanksi pidana.

Sanksi terberat dapat diberhentikan dari kesatuannya masing-masing. Oleh karenanya, pengawasan netralitas TNI-Polri pun harus lebih ditingkatkan.

Lihat Juga : 

Tiga Bintara Polri Dipecat dari Kedinasan Dengan Tidak Hormat

“Jangan ada bentuk pelanggaran netralitas TNI-Polri di Pemilu. Tujuannya, agar Pemilu berjalan secara demokratis dan bebas intervensi pihak manapun,” ungkap Darto (42).(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan