KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kondisi jembatan gantung Tangga Manik dikawasan Desa Coko Enau dan Guru Agung Kecamatan Kaur Utara memprihatinkan. Pasalnya, jembatan dengan panjang mencapai 179 meter ini sudah banyak yang rusak.
Besi penyangga jembatan atau dinding lepas akibat dimakan usia, kemudian lantai jembatan lapuk dan berlubang sangat rentan terjadinya kecelakaan.
Jembatan gantung membentang diatas aliran Sungai Padang Guci dengan ketinggian mencapai delapan meter diatas permukaan air sangat rawan.
Jembatan gantung ini menjadi akses utama masyarakat menuju lahan pertanian diseberang sungai. Setiap harinya, lebih dari 300 orang yang melintasi jembatan gantung ini.
Baca Juga :
Bravo !! Butuh Waktu Sepekan, Polsek Kaur Utara Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Perampasan Ranmor
“Jembatan gantung Tangga Manik ini adalah akses sentral atau utama bagi masyarakat menuju lahan pertanian. Kondisinya yang kian memburuk menimbulkan rasa khawatir bagi masyarakat,” ujar Londing (54) warga setempat, Jumat (17/11/2023).
Masyarakat berharap ada belaian dari pemerintah untuk menjamin keselamatan warga yang melintas diatasnya. Ratusan hektare pertanian yang dihasilkan dari seberang sungai.
Jembatan ini menjadi satu-satunya akses yang dapat meringankan dan kelancaran membawa hasil pengolahan kebun.(yti)

One comment