Skip to content

Dampak Banjir Bandang di Pagulir, Kebun Jagung Terancam Gagal Panen

Kebun jagung warga Kecamatan Pagulir disapu banjir bandang.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir) berdampak buruk terhadap pertanian warga setempat.

Pasalnya, banjir bandang tersebut menyapu tanaman jagung yang hampir panen bulan depan.

Pohon jagung roboh dan patah akibat diterjang arus air sungai yang deras. Hektaran kebun jagung milik petani ini gagal panen.

Banjir bandang juga berdampak pada tertimbunnya jalan rabat beton oleh pepohonan yang terbawa air bandang.

Banjir ini setidaknya menimbulkan kerugian petani yang hanya bisa menerima bencana dengan sabar.

Baca Juga :

Mantan Anggota DPRD Bengkulu, Ir H Firdaus Djailani Siap Berkomitmen Bangun Daerah, Maju Sebagai Kandidat Calon DPR RI

Hamparan kebun jagung tersapu air sungai tanpa bisa diselamatkan lagi. Diprediksi petani jagung mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah.

Hal ini disebabkan, jagung yang tersapu air tidak dapat dipanen. Akibatnya, petani hanya pasrah menerima nasib.

“Ya, mau bagaimana lagi, ini sudah nasib. Padahal, jagung sudah masuk masa panen akhir bulan depan. Namun, habis disapu air bandang dalam semalam,” keluh petani jagung, Lian (52).(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan